Ahok Gusur Masjid, Warga Luar Batang Kobarkan Perlawanan - Jurnal Ummah
Load more

Ahok Gusur Masjid, Warga Luar Batang Kobarkan Perlawanan

Shares ShareTweet

Salah satu wilayah di DKI Jakarta yang menjadi korban kebijakan penggusuran yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). (Foto: Istimewa)
"Ahok ini sudah semena-mena, ini ibaratnya kampung sini (Luar Batang) disamakan dengan Kalijodo, ini sudah bukan kejam lagi namanya,"
JAKARTA -- Rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok untuk menggusur pemukiman di kawasan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, mendapat penolakan keras dari warga.

Salah satu yang ditolak warga adalah kemungkinan tergusurnya Masjid Luar Batang yang selama puluhan tahun dianggap sebagai masjid keramat oleh warga setempat.

Salah satu warga RT 05 RW 03 Luar Batang, Nurdi, mengatakan kalau warga di sana akan melakukan perlawanan secara hukum jika kampungnya benar-benar dibongkar.

"Kita (warga Luar Batang) akan melakukan perlawanan secara hukum. (Pemprov DKI) Jangan memaksakan diri (untuk membongkar)," kata Nurdin di Masjid Luar Batang, Jakarta Utara, Senin (28/3/2016).

Nurdin kecewa dengan sikap Pemprov DKI yang dinilai terburu-buru dalam merencanakan pembongkaran.

"Tidak ada pemberitahuan, ujuk-ujuk langsung dikasih surat (edaran pembongkaran), pakai bawa polisi, tentara, sama Satpol PP segala," ujarnya.

Saat ini, sambungnya, warga Luar Batang telah berkonsultasi dengan salah satu bakal calon (balon) Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra.

Nurdin berharap rencana pembongkaran oleh Pemprov DKI tidak jadi dilakukan. "Kita berdoa saja jangan sampai terjadi. Kalau sampai terjadi, takutnya kerusuhan, itu yang kita takutkan," pungkasnya.

Basuki alias Ahok Gubernur Kejam!

Tokoh masyarakat Luar Batang, Nurdin mengatakan, rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), merupakan langkah yang kejam.
Salah satu pemukiman warga yang menjadi korban penggusuran, yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. (Foto: Istimewa)
"Ahok ini sudah semena-mena, ini ibaratnya kampung sini (Luar Batang) disamakan dengan Kalijodo, ini sudah bukan kejam lagi namanya," ujar tegas, Senin (28/3/2016).

Nurdin menambahkan, Luar Batang merupakan kampung bersejarah yang seharusnya dilestarikan, bukan malah dibongkar.

"Kita bingung pemerintah ini maunya main gusur-gusur saja," tambahnya, seperti dilansir dari Okezone.

Sedangkan untuk masalah Masjid Luar Batang, Nurdin tidak mengetahui secara pasti apakah akan ikut dibongkar atau tidak.

"Ini (Masjid) masih tanda tanya juga (akan digusur atau tidak)," katanya. Namun Nurdin menjelaskan, jika Masjid Luar Batang memang tidak digusur tapi kawasan sekitarnya akan digusur, maka itu percuma saja.

Pasalnya, kawasan Luar Batang telah menjadi satu kesatuan dengan Masjid Luar Batang. "Kalau Masjidnya nggak dibongkar tapi warga sekitar dibongkar kan percuma, ini satu kesatuan. Entar nggak ada yang salat di sini," tukasnya. (*JU)

Sumber: Okezone.com

Tags

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Shares ShareTweet
advertisement centil

Jurnalummah.com adalah portal berita dan informasi seputar dunia Islam dari dalam dan luar negeri.Seluruh materi dalam situs Jurnalummah.com bebas copy untuk keperluan non-komersial dan referensi, dengan mencantumkan sumbernya (Jurnalummah.com). Anda bisa turut berpastisipasi dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Editor Picks

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER