Dikunjungi Media Pro Jokowi, Israel Minta Hubungan Diplomatik Dibuka - Jurnal Ummah
Load more

Dikunjungi Media Pro Jokowi, Israel Minta Hubungan Diplomatik Dibuka

Shares ShareTweet

Para wartawan dari berbagai media massa Indonesia, saat bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu. Kunjungan para wartawan senior ini mendapat kecaman dari berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. (Foto: istimewa)
"Sudah saatnya antara Indonesia-Israel terjalin hubungan formal. Kami memiliki peluang kerja sama di bidang teknologi dan pengairan,"
TEL AVIV -- Kabar mengejutkan dan menghebohkan Indonesia datang dari Israel, negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia ini tiba-tiba saja meminta jalinan hubungan 'mesra' dengan Indonesia.

Permintaan yang tentu saja mengagetkan para petinggi Indonesia tersebut ternyata, buah dari kunjungan beberapa wartawan senior dari sejumlah media massa ternama di Indonesia.

Kejadian ini berkembang menjadi panas, selain tidak adanya pemberitahuan, baik kepada media massa lainnya maupun kepada masyarakat, yang mendatangi Israel tercatat adalah media massa pro atau pendukung Presiden Joko Widodo saat pemilu 2014 lalu. Banyak pengamat yang bertanya ada apakah gerangan?

Seperti dilansir situs resmi pemerintahan Israel, mfa.gov.li, Senin (28/3), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerukan perlunya perubahan hubungan diplomatik antara negaranya dengan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat Netanyahu menyambut kedatangan beberapa jurnalis senior asal Indonesia ke Yerusalem.


Bagi pemimpin Partai Likud itu, hubungan antara negara berpenduduk muslim terbesar sedunia dan negeri zionis sudah saatnya terjalin secara formal.

Netanyahu juga menyayangkan selama ini Israel-Indonesia terlibat dalam 'perang dingin' hanya karena tak ada komunikasi formal. Padahal peluang kerja sama di bidang bisnis maupun alutsista sangat terbuka.
 
"Sudah saatnya antara Indonesia-Israel terjalin hubungan formal. Kami memiliki peluang kerja sama di bidang teknologi dan pengairan," kata Netanyahu di kantornya, Yerusalem.

Netanyahu juga membandingkan hubungan baik negaranya dengan bangsa Asia lainnya. Semisal Jepang, China, ataupun Vietnam. Dia berharap relasi Israel dan Indonesia bisa mencapai tahap yang serupa di masa mendatang.

Lebih lanjut, Secara khusus, Netanyahu mengaku punya cukup banyak teman di jejaring sosial Facebook yang berasal dari Indonesia.

"Itulah beberapa alasan kenapa hubungan kedua negara harus lebih terbuka sekarang. Saya harap kehadiran para wartawan dari Indonesia bisa membantu membuka peluang tersebut," ujarnya.


DPR RI Kecam Kunjungan Ke Israel

Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengecam kehadiran rombongan wartawan-wartawan senior Indonesia menemui Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Tel Aviv, Israel, pada Senin (28/3).


"Kunjungan tersebut jelas sangat kontradiktif di tengah sikap Indonesia yang sejak awal menentang penjajahan Israel di Palestina dan mendukung kemerdekaan Palestina," katanya di Jakarta, Selasa.

Dia mengingatkan, sikap Indonesia menentang penjajahan Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina.

Mahfudz mengaku tidak memahami apa agenda dari kunjungan para wartawan senior tersebut terlebih setelah Indonesia menjadi tuan rumah KTT Luar Biasa OKI.


"Saya juga tidak mengerti bagaimana caranya mereka bisa masuk ke Israel sementara dua Menlu Indonesia yaitu, Marty Natalegawa dan Retno LP Marsudi ditolak Israel ketika hendak masuk ke Palestina oleh Israel, " katanya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjamu jurnalis senior Indonesia, Senin (28/3). Mereka hadir sebagai tamu resmi pemerintahan Israel. Kedatangan mereka tak lama setelah penolakan Israel atas keinginan Menlu RI Retno P Marsudi mengunjungi Ramallah.

Tercatat wartawan senior yang mengunjungi Israel tersebut berasal dari media massa seperti Tempo, Kompas, Jawa Pos, dan Metro TV, yang merupakan media massa nasional pendukung Joko Widodo saat pemilu 2014 yang lalu. (*JU)

Sumber: Antara/Republika

Tags

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Shares ShareTweet
advertisement centil

Jurnalummah.com adalah portal berita dan informasi seputar dunia Islam dari dalam dan luar negeri.Seluruh materi dalam situs Jurnalummah.com bebas copy untuk keperluan non-komersial dan referensi, dengan mencantumkan sumbernya (Jurnalummah.com). Anda bisa turut berpastisipasi dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Editor Picks

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER