Teroris ISIS Gorok dan Kuliti Para Tahanan Seperti Hewan Kurban - Jurnal Ummah
Load more

Teroris ISIS Gorok dan Kuliti Para Tahanan Seperti Hewan Kurban

Shares ShareTweet

Kelompok teror ISIS kembali memperlihatkan kekejamannya. Di hari raya Idhul Adha 2016 kemarin, ISIS menayangkan rekaman video yang memperlihatkan para anggota ISIS sedang menggorok leher dan menguliti para tahanan layaknya seperti hewan kurban. (Foto: Istimewa)
"Sungguh kejam dan tidak berperikemanusiaan, mereka memamerkan perbuatan iblis dengan mengatasnamakan Islam. Mereka racun bagi keyakinan dan agama Islam!"
DEIR EZ ZOR -- Kelompok teror ISIS pantas dijadikan simbol kekejaman dan kebengisan, disaat umat Islam seluruh dunia sedang menyerukan kedamaian hari raya Idhul Adha, ISIS justru memamerkan kekejamannya dalam mengeksekusi para tahanan.

ISIS kembali menyebarkan video propaganda yang mempertontonkan kekejaman mereka. Dalam video itu terlihat mereka menggantung puluhan tawanan berpakaian warna oranye dengan kepala di bawah, seperti kambing usai disembelih. Video mengerikan itu dirilis bertepatan dengan hari raya umat Islam Idul Adha kemarin.

Seperti dilansir the Daily Mail, Selasa (13/9), pada suatu adegan seorang tawanan yang dituduh mata-mata Amerika Serikat digorok di sebuah rumah jagal di Kota Deir ez-Zor, Suriah utara. Sebelum digantung dengan kepala di bawah di sebuah gantungan, para tawanan itu tangannya diikat di belakang.

Dalam video itu ISIS juga menyertakan gabungan film yang memperlihatkan kegiatan mata-mata. Mereka ingin melecehkan pasukan intelijen dengan cuplikan film itu. Video berdurasi 12 menit itu juga memperlihatkan sejumlah eksekusi ISIS sebelumnya.
Para tahanan warga sipil yang menjadi korban kekejaman ISIS. Kelompok teror itu selain menyiksa, juga menjadikan jasad korban sebagai bahan pajangan di tempat umum untuk menakuti warga sipil lainnya, agar tidak melawan ISIS.
Abu Muhammad, salah satu pendiri kelompok hak asasi di Raqqa menyebutkan, film itu video paling mengerikan yang pernah mereka lihat sepanjang konflik di Suriah. Abu Muhammad mengaku merasa jijik dengan sikap brutal kelompok ISIS itu, yang dengan tega menggorok leher tahanan tak ubahnya kambing kurban.

"Sungguh kejam dan tidak berperikemanusiaan, mereka memamerkan perbuatan iblis dengan mengatasnamakan Islam. Mereka racun bagi keyakinan dan agama Islam!" kata Abu Muhammad.


Menurutnya, ISIS bukanlah Islam, karena agama Islam tidak pernah mengajarkan melakukan pembantaian apalagi menyiksa para tahanan yang tak berdaya secara kejam. [*JU]

Sumber: Daily Mail

Tags

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Shares ShareTweet
advertisement centil

Jurnalummah.com adalah portal berita dan informasi seputar dunia Islam dari dalam dan luar negeri.Seluruh materi dalam situs Jurnalummah.com bebas copy untuk keperluan non-komersial dan referensi, dengan mencantumkan sumbernya (Jurnalummah.com). Anda bisa turut berpastisipasi dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Editor Picks

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER